9/7/11

Pengertian Dewasa



Sebenarnya pengertian-pengertian dewasa yang umum dipahami oleh banyak orang terkadang justru menyesatkan. Menurut seorang ahli psikologi perkembangan G.W. Allport mengatakan bahwa masa ketika remaja adalah suatu masa transisi dari periode anak ke dewasa. Pengertian dewasa itu sendiri menurut Allport :
1.       Extension of self atau “pemekaran” dari diri sendiri. Hal ini berarti seseorang mampu untuk menganggap orang lain sebagai bagian dari dirinya.
2.      Menjadi dewasa berarti mampu untuk melihat diri sendiri secara objektif (Self Objectification). Pengertiannya adalah ketika kita bisa “mengaca” melihat kepribadian kita sendiri. Dalam hal ini berarti tidak marah ketika menerima kritik dan justru kritik itu menjadi sarana untuk instropeksi diri, melihat kesalahan-kesalahan yang ada pada diri sendiri.
3.      Seorang yang dewasa dia memiliki falsafah hidup tertentu (Unifying Philosophy of Life). Biasanya hal ini berhubungan dengan etika atau agama. Sederhananya orang yang sudah dewasa dia itu tahu aturan, tidak berbuat seenaknya sendiri atau bertindak hanya untuk kepuasan sesaat. Dengan memiliki tujuan hidup / cita-cita yang jelas diikuti dengan ketegasan untuk mencapainya dalam perilaku sehari-hari.
Kedewasaan adalah ketika seseorang bertambah bebanya namun ia dapat menemukan dan menyelesaikan masalahnya dengan baik. senyuman tidak menandakan seseorang itu mempunyai kedewasaan yang baik begitu juga banyaknya beban namun cara penyelesaian dan kognitifnya yang dilihat.

FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH DALAM PEMILIHAN PEKERJAAN (JABATAN)


yang harus dimengerti oleh individu dalam memilih pekerjaan ) adalah sebagai berikut :
1.       Karakteristik individu dan pengalamannya
2.      Situasi pribadi individu
3.     Lingkungan individu
4.     Faktor yang tak terkendali atau tak diramalkan

1. Karakteristik individu dan pengalamannya, disini dibedakan menjadi :
a.karakteristik dalam aspek psikologisnya yang terdiri dari faktor-faktor :
1) intelegensi, intelegensi merupakan kecerdasan umum yang ikut mendukung dalam pemecahan masalah-masalah yang ada dalam hubungannya dengan tugas perkembangan. Seorang yang berinteligensi tinggi pada umumnya lebih tertarik pada pekerjaan-pekerjaan yang memberi tantangan kepadanya, memebutuhkan kreativitas, tidak sekedar menggunakan “tenaga otot” saja, tetapi pekerjaan yang berdimensi mental yang tinggi
Berdasarkan atas penelitian tersebut maka dapat diperkirakan bahwa tingkat jabatan tertentu.membutuhkan tingkat intlegensi  tertentu membutuhkan tingkat intelegensi tertentu. Dengan menggunakan data test psikologis, dapat memberikan arti yang lebih luas bila dihubungkan dengan klasifikasi jabatan. Oleh shertser dan stone dikemukakan bahwa ada petunjuk bahwa tingkay intelegensi  yang lebih rendah dapat digunakan untuk menunjukkan kemungkinan kurangnya sukses dalam beberapa pekerjaan yang membutuhkan intelegensi tinggi.
2. Bakat (Apttitude)
Bakat adalah kemampuan khusus seseorang dalam satu atau beberapa bidang, yang dapat menunjukan keistimewaannya bila mendapatkan latihan. Bakat merupakan kemampuan yang bersifat native, dimana struktur dasar neurologis dan anatomis, serta lingkungan ikut berperan dalam pengembangannya. Apabila seseorang yang bekerja sesuai dengan bakatnya, akan menimbulkan kecocokan, kesenangan dan timbulnya semangant kerja yang tinggi, mampu mengembangkan diri dan akhirnya mencapai produktivitas kerja yang tinggi pula. Hal ini sesuai dengan prinsip:  the right man on the right place.
Bakat seseorang dapat diketahui melalui pemilihan bakat dengan tes bakat (apptitude test). Menurut Bhum and Blinsky, tes dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
a.     Test bakat mechanical
Tes bakat ini mengkur tingkat perseptual, sepatial, visualization maupun motor abilitis
b.     Tes bakat clerical
Tes bakat ini megukur tingkat penguasaan kata (bahasa) atau word fluency, verbal comprehension, numerical ability, typing, achivement.
3. Minat (Interest)
Menurut Fryer minat merupakan kunci pokok untuk berbagai situasi yang penting. Minat merupakan salah satu sumber rasa tertarik seseorang terhadap suatu hal, sehingga menurut Strong minat mendorong seseorang untuk mengerjakan apa yang diinginkan dan merupakan pemberi arah secara umum ke mana seseoarang akan bertindak agar memperoleh kepuasan dan kenikmatan dalam hidupnya.
3. Minat (Interest)
Menurut Fryer minat merupakan kunci pokok untuk berbagai situasi yang penting. Minat merupakan salah satu sumber rasa tertarik seseorang terhadap suatu hal, sehingga menurut Strong minat mendorong seseorang untuk mengerjakan apa yang diinginkan dan merupakan pemberi arah secara umum ke mana seseoarang akan bertindak agar memperoleh kepuasan dan kenikmatan dalam hidupnya
Menurut Strong berdasarkan atas penyelidikannya dengan menggunakan tes minat jabatan (yaitu SVIB), minat seseorang itu daat diramalkan sebagai berikut:
1.       Pada umur 15-20 tahun minat seseorang cenderung masih berubah-ubah
2.      Pada umur 20-25 tahun lebih stabil
3.     Pada umur 25-30 tahun perubahan minat itu sangat kecil.
Untuk mengetahui minat jabatan beberapa alat di kemukakan antara lain :
-         SVIB : strong vocational interest blank
-         VIM : vocational interest  measurement di buat oleh Darley dan Hagenah
-         The kuder preference record
-         Thustone interest schedule
Minat jabatan di tunjukkan oleh pemilihan pekerjaan yang di sukai yang mengarahkan aktifitas – aktifitas terhadap sesuatu jabatan. Menurut bordin, dalam minat jabatan ( vocational interest) terdapat 3 macam arah, yaitu :
1.       Pandangan yang statis yaitu minat jabatan yang sudah tidak berubah sesudah individu mencapai kemasakan ( maturitas).
2.      Pandangan yang dinamis yaitu minat jabatan di pandang sebagai hasil dari pengaruh psikologis dan karena itu individu merubah sesuai dengan perubahan dalam keseimbangan psikologisnya.
3.     Pandangan yang empiris , yang di dalamnya terdapat seperangkat pilihan – pilihan yang dapat membedakan orang – orang yang sukses dalam berbagai pekerjaan terhadap orang yang kurang sukses.
Tentang macamnya minat jabatan, kuder dengan menggunakan alat preference record, membedakan adanya 9 macam daerah minat yaitu :
1.       Mechanichal : misalnya electrician , boiler maker, gunsmith, riveter, upholsterer.
2.      Computational : occountant, statistictian, math teacher, actuary
3.     Scientifice : biologist, phisician, paychologist, veterinarian, oculist.
4.     Persuasive : billcollector, buyer, politician, salesman, radio announcer.
5.     Artistic : architest, designer, artist, sculptor.
6.     Literate : austhor, teacher of languages, histarian, journalist, actor.
7.     Musical : accompanist, musical composer, radio singer, musician.
8.     Social service : sosial worker, teacher, psychiatrist, farm adviser.
9.     Elerical : file clerk, mail clerk, stenegrafer, typist.
Selain itu dari ke 9 daerah minat itu masih terdapat banyak yang lain, yang merupakan kombinasi dari ke 9 itu masing – masing.
Spranger , yang kemudian di ikuti oleh allport dan vernon, membedakan minat jabatan menjadi 6 macam, yaitu : theoritical, aesthetic, religional, social, economic, and political.


Dasar-Dasar Teori Analitik Jung





Teori kepribadian Jung dipandang sebagai teori psikoanalitik karena tekanannya pada proses-proses tak sadar, namun berbeda dalam sejumlah hal penting dengan teori kepribadian Freud.Menurut Jung, tingkah laku manusia ditentukan tidak hanya oleh sejarah individu dan rasi (kausalitas) tetapi juga oleh tujuan-tujuan dan aspirasi-aspirasi (teleologi).Baik masa lampau sebagai aktualitas maupun masa depan sebagai potensialitas sama-sama membimbing tingkah laku orang sekarang.Pandangan Jung tentang kepribadian adalah prospektif dalam arti bahwa ia melihat ke depan ke arah garis perkembangan sang pribadi di masa depan dan retrospektif dalam arti bahwa ia memperhatikan masa lampau.Bagi Freud,hanya ada pengulangan yang tak habis-habisnya atas tema-tema insting sampai ajal menjelang.Bagi Jung,ada perkembangan yang konstan dan sering kali kreatif,pencarian ke arah keparipurnaan dan kepenuhan, serta kerinduan untuk lahir kembali.
Teori Jung juga berbeda dari semua pendekatan lain tentang kepribadian karena tekanannya yang kuat pada dasar-dasar ras dan filogenetik kepribadian.Jung melihat kepribadian individu sebagai produk dan wadah sejarah leluhur.Freud menekankan asal-usul kepribadian pada kanak-kanak sedangkan Jung menekankan asal-usul kepribadian pada ras..

Bimbingan karier atau bimbingan jabatan



Karier dapat di artikan riwayat kerja,Karier adalah keseluruhan pengalaman kerja seseorang dalam kehidupanya untuk memangku sebuah jabatan
Carier guidance adalah aktivitas konselor dalam berbagai tindakan dengan tujuan untuk merangsang memudahkan perkembangan karier individu selama waktu kerjanya
Istilah dalam bimbingan karier
1.       Vocational guidance
Suatu proses pemberian bantuan kepada individu untuk memilih suatu jabatan , mempersiapkan , memangku dan mengembangkan diri dalam pekerjaan tersebut
2.      Vocational counseling
Suatu proses memberi bantuan kepada individu untuk mendapatkan , menerima, mengerti dan menggunakan fakta-fakta yang relevan tentangnya terhadap fakta-fakta yang bersangkutan dengan dunia kerja
3.      Vocational psikologi
Menggunakan fakta-fakta , generalisasi dan dan prinsip psikologi dalam dunia jabatan , jadi vocational psychology merupakan penggunaan dan perluasan fakta psikologic atau prinsip psikologis terhadap masalah yang berkenan dengan pencocokan manusia dengan jabatan
4.      Vocational slection
Pemilihan terhadap orang orang yang akan memasuki pekeerjaan
5.      Career development
Salah satu aspek dari keseluruhan pengembangan seseorang yang menekankan pada mempelajari,mempersiapkan, memasuki, dan mengembangkan diri dalam kerja yang ditekuni
6.      Career education
Pengalaman2 pendidikan yang direncanakanperkembangan karir individudan persiapan untuk dunia kerja
7.      Occupational information
Data yang berkenann dengan latihan dan program pendidikan yang berhubungan , pola karier,arah dan kesempatan kerja
8.      Vocational education
Pendidikan yang mempersiapkan suatu karier dalam suatu lapangan pekerjaan atau bidang teknis

AKAR BK UNS Surakarta

 
Design by MAS-F production | Bloggerized by Aliph Pakingso - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting